Apa kalian pernah mempunyai teman "dumay"??pasti 95% jawabannya adalah "pernah". Tapi apakah itu bertahan lama??mungkin sampai lebih dari tahun misalnya. Emmhh...mungkin diantara kalian pasti ada yang menjaga komunikasi dengan teman "dumay" hingga saat ini. Yah...saya salah satu contohnya. Ingin tertawa rasanya mengingat hubungan saya dengan teman "dumay" yang terjalin sampai 3,5 tahun tapi tidak pernah ketemu batang hidungnya. Sebut saja teman "dumay" saya si "Ilalang". Setiap ada keinginan bertemu dan rencana telah disusun dengan baik eh ternyata gagal. Ada saja halangan. Ya mungkin belum waktunya. Meskipun kami belum pernah ketemu, hubungan kami sangat dekat. Dia senang bercerita tentang kehidupannya. Bahkan mengenai hal yang sangat sensitifpun dia ceritakan pada saya. Meski dia hanya sekedar seorang teman "dumay", masalah yang pernah dia ceritakan tetap saya jaga kerahasiaannya. Saya salut dengan semangat hidup yang dijalaninya. Berbeda dengan saya, terkadang saya malu dengan diri saya sendiri. Mengapa hati ini sangat rapuh? mengapa dia sangat kuat? Kenapa dia mampu bertahan? kenapa saya tidak? arrrgggghh...betapa pecundangnya saya jalani hidup. Ketakutan-ketakutan itu menghambat perjalanan hidup saya. Harus segera dihentikan. Percuma hidup jika hanya ada rasa takut, tidak ada gunanya.
Siang tadi saya membuka akun FB. Biasalah, ingin melihat status teman-teman dan apakah ada notification yang belum terbaca. Tiba-tiba Ilalang menchat saya. Liburan ini dia mengajak saya hiking ke Gunung Slamet di Purwokerto, sekalian ketemuan setelah sekian tahun tidak pernah bertatap muka sama sekali. Tapi, hal itu tidak memungkinkan untuk meng"iya"kan permintaannya. Kenapa??? karena masih ada tanggungan kuliah yaitu "skripsi"dan belum tentu ibu menyetujui permintaan saya. Apalagi berhubungan dengan hiking, wah bisa-bisa ceramah 3 hari 3 malam nih. Gawat!!!!hahahaha....Jadi saya cuma bisa bilang, liat sikon ya sob. Mungkin ada mukjizat yang datang tiba-tiba (ngarep : mode on). Ya sudahlah, jalani dulu yang sekarang. Rencana kedepan akan saya pikirkan lagi. Semoga Allah memberikan kesempatan untuk bertemu dengan Ilalang dalam waktu dekat ini. Amin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar