Total Tayangan Halaman

Jumat, 30 Desember 2011

Izinkan aq yang menanggungnya

Aku bukan Fathimah Az Zahra binti Muhammad SAW, yang memiliki ketegaran dalam menghadapi tekanan dan penyiksaan yang menimpa keluarganya

Aku juga bukan Ismail bin Ibrahim a.s yang telah berjanji untuk sabar menghadapi cobaan dari Allah untuk disembelih, lalu beliau menepati janjinya untuk tetap bersabar

Aku hanya manusia biasa yang terkadang khilaf dan memiliki banyak coretan hitam di dalam catatan amal "ruh insan"
Aku seorang manusia yang bermandikan kehinaan, manusia yang memiliki hati batu, bahkan bisa dinilai aku salah satu manusia yang tidak pantas untuk mengecam kehidupan. Tapi, melihatnya menangis, mendengar isakannya, nuraniku tergerak...Ya Rabb, hatiku memang telah mati, tapi dilubuk hati terdalam masih tersisa kehidupan. Itu semua karena "dia", "dia" yang sangat kucintai. Tak ingin rasanya melihat "dia" bersedih menanggung beban sendiri. Aku rela menggantikan posisinya, kesakitannya, deritanya, kesedihannya biarkan aku yang rasakan. Ya Rabb, izinkan aku yang menanggungya dan biarkan "dia" bahagia tanpa derita. Aku sangat mencintainya Ya Rabb, benar-benar mencintainya. Aku ingin "dia" bahagia tanpa beban. Mengingat perbincangan Rasulullah SAW dengan Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, membuat nurani ini semakin yakin, dengan kerendahan hati aku memohon dengan sangat untuk bersedia menanggung kesakitannya. Ya Rabb, izinkan aku yang menanggungya...Kabulkanlah...Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar