Total Tayangan Halaman

Selasa, 26 Juli 2011

Just for You, my Rain

Memang tak ada yang mengerti. Kapan dia datang, kapan dia pergi. Semuanya berjalan begitu cepat. Ketika kesalahan itu terjadi, semuanyapun berakhir...tapi hanya dalam hitungan jam semua kembali seperti semula. Hati tak mengerti akhir dari sebuah perenungan. Nyaris menyerah jalani sebuah hubungan. Setiap jalinan yang terbentuk dikehidupan, semua diterima dengan baik. Tuluspun mengiringi. Meskipun begitu terkadang hal itu dipermainkan, dipandang sebelah mata hanya karena keegoisan semata. Tapi itu masa lalu. Dan kini biarkan hati menyambutnya, membuka lembaran baru untuk tujuan yang sesungguhnya. Tidak main-main, keseriusan, kesungguhan, ketulusan dan komitmenpun terbentuk. Sudah hentikan permainan, kita mulai dengan ijin Dia sebagai pintu awal dari kehidupan baru, KAU dan AKU. Jangan biarkan keraguan merapuhkan hubungan ini. AKU, KAMU, hanyalah manusia biasa yang bisa melakukan sebuah kesalahan. Jika suatu hari nanti itu terjadi, hanya ada satu kesempatan dan selanjutnya...tergantung keputusan dari hati. Kesetiaanmu yang kini menjadi jaminan. Kepercayaanku telah kuserahkan sepenuhnya padamu. Jadi, jangan buat mata ini menitikkan buliran kesedihan. Cuma kamu lelaki satu-satunya yang mampu melumpuhkan benteng pertahananku. Karena itu, jangan kecewakan hati ini. My Rain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar